Unfair

November 20, 2025

Menyenangkan jadi kau. Melepaskan segalanya, melupakan, lalu hidupmu bergulir dengan mantapnya bersama seorang yang tanpa cela. Sedang aku yang sudah kau hancurkan berkeping keping masih menanggung luka. Aku mencoba pulih sendirian. Masih pula terinjak injak disalahkan.

Aku ini perempuan yang tak pernah sedikitpun kamu hargai. Bukan keinginanku menjadi seperti itu tapi aku tak mampu menolak. Kau memanfaatkan kerapuhanku. 

Mudah saja bagi orang orang untuk berkata, fokus cintai diri tak usahlah mengharap orang lain. Lucu. Hal itu diucapkan oleh seseorang yang tangki cintanya sudah penuh sejak kecil.

Ah sudahlah buat apa beradu kemalangan. Setiap orang pernah jatuh terjerembab. Jika aku terus saja menggerutu, bukankah aku justru nampak sama saja dengan dia yang menjadikan aku panggung validasinya? Ahhh setidaknya aku menjadikan kebunku sendiri sebagai panggungku. Bukan wajah seseorang yang kuinjak injak.

Baiklah selamat malam semoga malammu indah. Hanya aku saja yang masih memutar begitu jelasnya di benakku tentang kau yang selalu merendahkanku, menghinakan, dan melumatku habis lalu berbangga hati dengan kehidupanmu kini. 

You Might Also Like

0 Comments

BLOG ARCHIVES

TIFANNY'S BOOKSHELF

Harry Potter and the Half-Blood Prince
Angels & Demons
Mati, Bertahun yang Lalu
Le Petit Prince: Pangeran Cilik
Di Kaki Bukit Cibalak
Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Orang-orang Proyek
Guru Aini
86
Ranah 3 Warna
The Da Vinci Code
Animal Farm
Hacker Rp. 1.702
Mata Malam
City of Thieves
Yang Fana Adalah Waktu
Kubah
Harry Potter and the Sorcerer's Stone
9 Matahari
Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982

• T I F A N N Y •

•  T I F A N N Y  •
INFJ-T ・ semenjana ・ penikmat musik & es kopi susu ・ pencinta fotografi ・ pecandu internet ・ escapist traveller ・ sentimental & melankolis ・ suka buku & aroma petrichor ・ hobi journaling