Menjual Sebagian Koleksi Buku
April 05, 2026Beberapa hari yang lalu saya menjual buku koleksi pribadi saya. Dengan bantuan mba Sovia buku yang saya tawarkan terjual habis. Alasan saya menjaul buku sebenarnya karena ingin bertanggung jawab saja sebagai ganti (meski jumlah uang yang terkumpul memang belum sebanding) gara gara saya teledor menutup sangkar burung. Yahh burung itu kabur terbang. Meski suami saya bilang tidak apa apa, saya tahu dia kecewa. Saya ingin menunjukkan saya benar benar menyesal.
Dia kehilangan peliharanya dan saya melerakan beberapa koleksi buku yang saya sukai bahkan punya nilai sentimental dalam hidup saya. Salah satu buku yang saya lepas adalah Laut Bercerita. Saya membeli buku ini lewat pre order. Sebelum novel ini jadi sangat populer dan seakan jadi bacaan wajib. Bahkan Laut Bercerita rasanya juga turut menjadi awal mula saya mengulik berbagai novel dengan genre fiksi sejarah setelah membaca Ronggeng Dukuh Paruk juga tentunya. Waktu itu saya mash bekerja dan mendapat gaji bulanan yang membuat saya secara rutin pula membeli buku.
Saya bukan tipikal pembaca yang akan membaca ulang buku yang sudah saya tamatkan kecuali memang sangat tertarik. Maka saya merelakan Laut bercerita dan beberapa koleksi lainnya untuk dijual. Benar juga, toh setelah buku buku itu keluar dan berpindah tangan, saya tidak lagi memikirkannya. Untuk memulai memang cukup sulit. Tapi setelah terlampaui apalagi saya juga menjadi mendapatkan uang, rasanya menyenangkan juga.
Yah hanya saja jumlah koleki saya di rumah jadi berkurang. Tekad saya untuk meninggalkan buku untuk kelak dibaca Bening akankah tetap terwujud? Emm saya masih mempertahankan beberapa koleksi betul betul saya sukai. Saya yakin juga klak Bening akan menemukan selera bacaannya sendiri. Setidaknya di rumah masih ada beberapa buku sehingga kami tidak benar benar berjara dengan buku. Buku masih selalu ada di keseharian kami.




















0 Comments