Selamat Hari Ibu
Desember 22, 2025Aku merindukan peluk hangat dan aroma tubuhmu. Tapi seiring waktu berlalu dan berubahnya aku, jarak yang tak kasat itu membentang. Terbentuk dari luka luka yang enggan kubicarakan. Aku pernah mencobanya, tapi berakhir dengan kekecewaan.
Aku masih mengingat hari di mana engkau dengan sabar mengajariku satu pola jahitan. Aku tak pernah terampil melakukan apapun, tapi kau begitu sabar. Nada bicaramu tak berubah.
Tapi hari hari melunturkan segalanya. Aku takut untuk membagi cerita. Aku tak kan sanggup dihakimi setelah aku sudah cukup lelah menghadapi detik demi detik kehidupan yang melelahkan ini.
Aku rindu tapi kelu. Aku merasa bagai terombang ambing di lautan sendirian. Tak peduli siapa aku dan seperti apa hari ku sekarang, aku masih ingin selalu menjadi seorang anak yang diasuh. Tapi.... Tak ada lagi rumah, tak ada lagi pelukan yang membuatku aman.




















0 Comments