My 2026 Journaling Systems

Desember 24, 2025

 Sudah beberapa tahun terkahir ini sejak aku memutuskan untuk pertama kali memulai journaling dengan lebih mindful di tahun 2020, akhir tahun selalu kuisi dengan mempersiapkan buku jurnal yang akan kupakai di tahun yang baru. Namun, selama menjalani journaling aku juga jadi paham format seperti apa yang cocok dan aku bisa konsisten mengisinya. Daripada nanti buku jurnalku malah kosong ngga berfungsi sebagaimana mestinya, aku lebih memilih untuk nentuin sendiri spreadnya. 

Aku ngga pernah pakai planner yang sudah ada template khususnya. Kalaupun pakai, hanya terbatas di buku yang hanya berisi monthly planner dan weekly planner. Tapi toh buku yang semacam ini juga jarang kugunakan sampai habis karena aku sering merasa bosan dan emang ngga keisi apa apa. Makanya akhir tahun ini aku mencoba buat lebih mindful lagi dan menyesuaikan kebutuhanku. Aku juga memakai notebook yang sudah kugunakan sejak tahun ini. Karena kebetulan aku baru ganti notebook. Misalnya saja untuk Reading Journal dan Jurnal harian (brain dump). 

So.. Here’s how I organize my journals. . . 


1. A6 plain book softcover : Reading Journal

Aku pakai buat reading journal. Sudah kupakai sejak pertengahan bulan Desember buat nulis ulasan, mencatat hal hal penting dari tayangan youtube yang kutonton. Jadi emang aku pakai reading journal ini selain buat merekam aktivitas bacaanku, ulasan buku, ulasan drama series atau film yang kutonton, aku juga pakai buat catatan catatan yang ada hubungannya dengan kegiatan literasi dan informasi informasi penting yang bisa kupelajari. Mungkin jatuhnya jadi study journal juga. 

Pagi ini aku udah bikin spread untuk reading journal 2026. Halaman goals, reading log, borrowing log, lent book log. Yap. Tahun ini salah satu goals ku adalah buy less. Jadi untuk mensiasati ini, aku akan melanjutkan aktivitas meminjam buku di perpus, ipusnas, RBK, dan koleksi teman atau saudara. Aku juga membuka kesempatan untuk teman yang ingin meminjam koleksi bukuku, maka dari itu aku juga buat catatan khusus hihi. 

Btw aku kurang cocok dengan buku polos gini karena tulisanku jadi miring 😤. Kayanya kalau bukunya sudah habis aku bakalan pakai yang garis, kotak kotak, atau dotted aja. 

2. A6 rulled notebook: Brain Dump

Kayanya ini jadi pengalaman pertama deh mutusin pakai A6 buat jurnal harian. Tiba tiba aja aku mati gaya dihadapan buku ukuran B6 atau traveller size notebook. Padahal biasanya yapping tiada henti. Akhirnya aku pakai buku joyko A6 ku. Aku ketagihan pakai buku ini gara gara coba buat reading journal. Akhirnya aku beli lagi niatnya yang cover hitam, eh malah dikirimnya yang cover coklat. Makanya buku ini aku make over. Kututup pakai kertas hitam, karetnya kulepas, pembatasnya kupindah, dan kusampulin plastik. Sebagai ganti karet pengaitnya aku pakai gelang 😆 Setelah notebook traveler sizeku habis, aku mutusin buat pakai ini untuk jurnal harian. 

3. A6+ rulled notebook: Jurnal Ngeteh, makanan & Jalan jalan

Aku suka sama bentuk buku ini karena dibanding buku A6 biasa dia lebih panjang. Warnanya pink lembut gitu. Jujur ya aku beli buku ini ngga kepikiran mau buat apa. Akhirnya kupakai buat semacam food & travel journal. Jurnal ulas tempat yang kukunjungi, mulai dari tempat wisata dan tempat makan. Review produk makanan dan minuman yang surprisingly enak. Aku juga pakai ini sebagai jurnal ngeteh. Jatuhnya juga jadi kaya junk journal gitu. Padahal aku juga udah punya buku A5 yang khusus buat junk journal. Ahh ya sudahlah 🥲

4. A6 transparent binder 6 rings  : Life Planner

Awalnya ngga sengaja aku menemukan produk loose leaf printed ada monthly planner dan sebagainya. Akhirnya aku mutusin buat beli karena harganya juga super terjangkau. Aku beli sesuai kebutuhanku aja:

Kalender 2026

Monthly Planner

Habit & Mood Tracker 

Period Tracker

Nah semuanya ini aku masukkan ke binder lamaku. Aku juga punya rencana binder ini bisa kupakai buat ramadhan planner nanti. 

Bagaimana denganmu? Apa saja yang kamu persiapkan untuk 2026 nanti selain mental tahan banting? 🥺🥲 

You Might Also Like

0 Comments

BLOG ARCHIVES

TIFANNY'S BOOKSHELF

Harry Potter and the Half-Blood Prince
Angels & Demons
Mati, Bertahun yang Lalu
Le Petit Prince: Pangeran Cilik
Di Kaki Bukit Cibalak
Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Orang-orang Proyek
Guru Aini
86
Ranah 3 Warna
The Da Vinci Code
Animal Farm
Hacker Rp. 1.702
Mata Malam
City of Thieves
Yang Fana Adalah Waktu
Kubah
Harry Potter and the Sorcerer's Stone
9 Matahari
Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982

• T I F A N N Y •

•  T I F A N N Y  •
INFJ-T ・ semenjana ・ penikmat musik & es kopi susu ・ pencinta fotografi ・ pecandu internet ・ escapist traveller ・ sentimental & melankolis ・ suka buku & aroma petrichor ・ hobi journaling