Remuk

Januari 02, 2026

Pada akhirnya aku menjadi harus berhati hati dan berwaspada lagi. Apa yang kita minati berbeda satu sama lain. Apa yang memaparku berbeda dengan apa yang memaparmu. Perbincangan selalu berakhir satu arah tak bernas. Lain waktu hanya jadi pertengkaran dan air mata. Aku terlalu rapuh. Sedang kau terlalu tak peduli dan bosan dengan topik itu. 

Ada yang salah denganku. Sudah rusak barang kali pikiranku. Katamu aku hanya terus mengingat kesalahanmu. 

Aku ini seperti barang rongsokan yang sudah dihancurkan banyak orang tanpa bisa melindungi diri. Aku hanya berjalan terseok dengan kepala yang hampir putus. Kaki yang bengkok, tangan yang layu kemudian kau memungutku hendak memperbaiki aku lagi perlahan. 

Tapi keburukan yang orang orang telah torehkan ke tubuhku malah mencuat dan aku menjadi monster. Apakah ini tahapan yang harus kulalui sebelum sepenuhnya pulih? 

Bagaimana jika justru kau yang ikut ikutan luka dan rusak? 

You Might Also Like

0 Comments

BLOG ARCHIVES

TIFANNY'S BOOKSHELF

Harry Potter and the Half-Blood Prince
Angels & Demons
Mati, Bertahun yang Lalu
Le Petit Prince: Pangeran Cilik
Di Kaki Bukit Cibalak
Goodbye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Orang-orang Proyek
Guru Aini
86
Ranah 3 Warna
The Da Vinci Code
Animal Farm
Hacker Rp. 1.702
Mata Malam
City of Thieves
Yang Fana Adalah Waktu
Kubah
Harry Potter and the Sorcerer's Stone
9 Matahari
Kim Ji-Yeong Lahir Tahun 1982

• T I F A N N Y •

•  T I F A N N Y  •
INFJ-T ・ semenjana ・ penikmat musik & es kopi susu ・ pencinta fotografi ・ pecandu internet ・ escapist traveller ・ sentimental & melankolis ・ suka buku & aroma petrichor ・ hobi journaling