April 29, 2026
Pada malam yang semakin tua yang merapuhkan segala keangkuhan. Malam yang mulai merebahkan diri pada dini hari. Hanya pada simpuh, sujud, dan doa segala kerapuhan kan bersalin rupa menjadi penyerahan. Keangkuhan kan sirna. Berserah kan menggantikan. Lalu biar Yang Maha Berkehendaklah yang mengatur segalanya.
Tuhan Maha Tahu setiap lelah di pundakmu. Tuhan pun tahu segala perih yang kau sembunyikan. Terima kasih telah berjuang dan bertahan.
Bolehkah aku menggenggam telapak tanganmu? Tangan yang tak kenal lelah berusaha.
Bolehkah aku menjenguk sejenak pikiranmu? Yang begitu riuh itu hingga perihal dirimu sendiri nyaris tak kutemukan.
Aku merindukanmu. Kutitipkan salam rindu pada malam yang telah terlalu larut ini tapi terlalu dini untuk kusebut pagi.




















0 Comments