Hidup Belakangan Ini
Maret 04, 2026Hidup akhir akhir ini begitu rumit. Apakah kita bisa memisahkan diri dari segala hiruk pikuk suasana di luar sana? Meski kita berusaha menjalani hari dengan tenang, pelan, dan tanpa konflik yang berarti, tetapi tiap hendak mengisi bahan bakar untuk kendaraan, membeli kebutuhan pokok, kita selalu terperangah. Segalanya melambung tinggi dan uang dalam dompet seperti merosot nilainya! Hidup macam apa ini?
Harusnya kita tak lagi punya waktu untuk hal hal sepele yang menyita perhatian dan air mata. Namun barang kali kita hanya hendak menghindar barang sejenak dari kenyataan yang menghajar kita hingga babak belur.
Kita jadi mudah menangis. Lalu air mata jadi komoditas yang bisa dieksploitasi. Film film menayangkan cerita sedih yang memeras air mata penonton yang hatinya sudah lebih dulu rapuh. Orang-orang menyerahkan uang dari dalam dompet yang sudah megap megap nyaris kosong. Lalu duduk menatap layar lebar untuk menangis. Padahal hidup sudah lebih menyesakkan. Tapi kita masih butuh alasan untuk melegalkan air mata. "Ahh aku menangis karena film itu sedih." Padahal hidupnya sendiri porak poranda tak kalah menyedihkan.




















0 Comments